Jepara
- Tigapilar Desa Kaligarang yang terdiri dari Petinggi, Babinsa dan Babinkamtibmas rembuk solusi
terbaik bagi warga Desa Kaligarang yang pulang dari perantauan, dimana tiap
harinya jumlah pemudik ini selalu bertambah. Sedangkan kurangnya kesadaran
warga pemudik ini untuk melakukan Social Distancing, membuat resah para
tetangganya, sehingga Tigapilar desa
segera mengambil langkah terbaik agar tidak terjadi kesalahpahaman diantara
warga, kamis (2/4/2020).
Kita
sadari bersama bahwa semakin hari warga yg terkena virus ini semakin bertambah bahkan
korbanpun tidak sedikit, hal ini menjadi pemikiran kita bersama bagaimana agar
virus ini tidak menyebar luas.
Dari
pemerintah desa Kaligarang telah banyak upaya - upaya yang dilakukan untuk
memutus rantai penularan virus ini, selain penyemprotan desinfektan secara serentak , setiap rumah warga juga diwajibkan
ada tempat untuk cuci tangan.
Yang
saat ini perlu di garis bawahi adalah, kurangnya kesadaran bagi pemudik yang
baru pulang, dimana mereka diwajibkan
untuk mengisolasikan diri di rumah masing masing. Akan tetapi tidak sedikit warga yang baru
mudik ini sering keluar, walaupun mereka
kondisinya dalam keadaan sehat. Minimnya alat medis yang dapat menjamin bahwa
orang tersebut benar benar negatif, tetap saja para tetangga resah , sehinga
kami tiga pilar desa segera memberikan himbauan himbauan baik melalui pengeras
suara maupun lewat medsos.
Semoga
lewat himbauan yang kami berikan dapat memutus rantai penularan wabah virus ini, kita semua
berusaha dan berdoa, semoga wabah ini segera berakhir dari negara kita,tandas
Serma rosidin.

0 komentar:
Posting Komentar