Jepara – Pandemi Covid-19 membawa dampak
ekonomi yang sangat signifikan. Banyak pabrik yang merumahkan karyawannya,
banyak proyek pembangunan yang tertunda, sehingga mereka yang merantau untuk
mengais rejeki harus kembali ke kampungnya.
Guna mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten
Jepara, Babinsa Desa Tunggul Pandean Koramil 05/Mayong Serka Markuat bersama
Petinggi desa Khotibul Umam melaksanakan pendataan warga yang baru kembali dari
perantauan atau luar kota. Salah satunya di rumah Jamian (38), Selasa
(28/04/2020).
Dalam pendataan ini Babinsa dan Petinggi desa
memberikan imbauan kepada warga untuk melaksanakan isolasi mandiri selama 14
hari, dengan tidak berinteraksi dengan siapapun, guna mencegah penyebaran
Covid-19 di wilayah desa Tunggul Pandean.
Serka Markuat mengatakan, dengan kesadaran
diri melaksanakan isolasi mandiri, warga sudah mendukung langkah yang
pemerintah lakukan dalam penanganan pandemic Covid-19. Selain bermanfaat untuk
dirinya sendiri, isolasi mandiri juga bermanfaat untuk keluarga dan lingkungan.
“Masa inkubasi virus Covid-19 ini 14 hari,
sehingga warga yang baru dating dari luar daerah/pulang kampong harus
melaksanakan isolasi mandiri. Selama isolasi, gunakan waktu untuk istirahat,
makan makanan sehat dan bergizi serta konsumsi vitamin C, agar imun tubuh
meningkat. Semoga dengan pendataan yang dilakukan ini dapat memberikan
kesadaran kepada warga lainnya, agar tetap berhati-hati dimanapun dan kapanpun,
agar tidak terjangkit Covid-19,” ungkapnya saat ditemui awak media. (pendim0719/afid).

0 komentar:
Posting Komentar