Jepara – Komandan
Kodim 0719/Jepara Letkol Arm Suharyanto menghadiri peletakan batu pertama
Pondok Pesantren Ats Tsuroyya di Unisnu Jepara. Minggu (30/8/2020) kemarin.
Dandim 0719/Jepara
ikut dalam melakukan peletakan batu pertama ponpes Mahasiswa Unisnu bersama KH.
Ma’mun Abdullah Hadziq, Bupati Jepara dan jajaran Forkopimda Jepara serta
segenap civitas Akademi unisnu Jepara.
Nama Tsuroyya
sebagai nama Ponpes merupakan pemberian dari Habib Luthfi yang berarti gugusan
bintang Pleades dalam bahasa Arab. Pleades atau yang juga umum disebut seven
sister atau tujuh bersaudari diperkirakan muncul pada awal bulan Juni 2020 pada
pagi hari. Berdasarkan salah satu hadis, kemunculan bintang ini akan mengakhiri
wabah di muka bumi.
Dalam sambutannya
Bupati Dian Kristiandi mengaku bangga dengan perkembangan yang ada di Unisnu
Jepara. Ground Breaking ini menjadi awal yang baik bagi dimulainya pembangunan
ponpes Unisnu. “Dengan kemajuan-kemajuan yang dicapai oleh Unisnu tentu
membanggakan Kabupaten Jepara dan kita semua.” Tutur Bupati.
Menurut Bupati,
Unisnu ini sudah memiliki sumberdaya yang komplit untuk terus bergerak maju.
Pemerintah, katanya, tentu akan hadir dan mendukung kemajuan yang dicapai oleh
Unisnu tersebut.
Saat ini Unisnu
sudah menjadi 10 besar universitas islam. Maka dengan sumberdaya dan potensi
tersebut, kami mendorong agar Unisnu bisa menjadi lima besar di tahun-tahun
mendatang. Unisnu harus bisa menunjukkan sesuatu yang lebih dari
universitas-universitas lain.” harap Bupati.
Kehadiran ponpes
tersebut, kata Bupati, akan sejalan dengan cita-cita dan perjuangan dari para
pendiri Unisnu dulu. Dimana ponpes tersebut akan menggembleng mahasiswa dengan
paham ahlussunah wal jamaah. “Tentu tidak semua mahasiswa Unisnu berasal dari
Aswaja. Dengan kehadiran ponpes ini harapan untuk lebih membekali mahasiswa
dengan paham aswaja akan semakin baik,” tandasnya.
Saat di temui
Dandim 0719/Jepara Letkol Arm Suharnyanto, S. Sos mengatakan dengan adanya
pembangunan ini guna melengkapi sarana dan prasarana ponpes Unisnu sebagai
Yayasan Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama untuk memperkuat capaian Tri Dharma
UNISNU, khususnya bidang akademik yang berdiri di tanah sekitar 8 ribu meter
persegi.
“Semoga pembangunan
Pondok Pesantren Ats Tsuroyya dapat berjalan dengan lancar hingga selesai tanpa
ada suatu kendala apapun sehingga dapat digunakan untuk menimba ilmu agama.”
Tandasnya. (Pendim 0719/Jepara).