Jepara
- Sebagai warga negara Indonesia sudah menjadi kewajiban untuk melestarikan dan
mencintai adat, budaya bangsanya.
Hari
ini Babinsa Desa Dermolo Koramil 07/Bangsri Serda Oktovianus Nino bersama
petinggi perangkat dan masyarakat melaksanakan acara Sedekah Bumi di punden Rt
2 Rw 3 Desa Dermolo Kecamatan Kembang, Jum'at (7/8/2020).
Secara
singkat Babinsa menyampaikan tentang
asal usul nama Desa pada waktu zaman dahulu pemberian tanah dari kanjeng
Bupati kepada mbah Tambar dan kawan-kawan di bawah pohon besar yaitu pohon
Dermolo, maka mbah Tambar dan kawan-kawan sepakat memberi nama Desa Dermolo.
Silsilah berdirinya Desa Dermolo secara sah yaitu pada tahun 1991 dengan adanya
penunjukan dan pemilihan kepala Desa, tutur Babinsa.
Acara
Sedekah Bumi yang dilaksanakan kali ini berbeda dengan acara tahun sesudah nya,
mengingat tahun ini Indonesia di landa wabah Virus COVID-19 sehingga acara yang
dilaksanakan sangat sederhana, tetapi dilakukan sesuai dengan prosedur yang
bernilai sejarah yang patut di lestarikan.
Babinsa
akan membantu pemerintah Desa dalam mensosialisasikan kepada masyarakat untuk
tetap mematuhi protokol kesehatan yang di anjurkan oleh pemerintah, dan dalam
acara Sedekah Bumi kali ini juga di batasi masyarakat yang hadir sehingga dapat
meminimalisir terjangkitnya wabah Virus COVID-19, kata Babinsa.
Petinggi
Desa Dermolo ibu Riyati juga menghimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan
tidak usah panik dalam memutus mata rantai penyebaran wabah Virus COVID-19
kuncinya masyarakat harus tetap mengikuti semua protokol kesehatan.
Acara
Sedekah Bumi ini akan terus kita lestarikan dengan baik sehingga ke depan anak
cucu kita juga tetap meneruskanya sesuai dengan adat dan budaya yang ada di Desa
kita ini, imbuhnya.
Ucapan
terima kasih kepada masyarakat yang telah mematuhi himbauwan dari pemerintah
Desa sehingga yang hadir hari ini sesuai dengan harapan dari kami pemerintah
Desa, ucapan terima kasih juga kepada bapak Babinsa yang selalu berada bersama
pemerintah Desa dalam menciptakan kamtibmas di Desa Dermolo ini, pungkas
Riyati.

0 komentar:
Posting Komentar