RAMAINYA PENOLAKAN JENAZAH PASIEN COVID-19, BABINSA LAKUKAN SOSIALISASI KE DESA


Jepara - Aksi penolakan terhadap jenazah corona untuk dimakamkan di suatu wilayah kerap terjadi di Indonesia belakangan ini. Kejadian yang baru saja terjadi yaitu di Dusun Sewakul, Kelurahan Bandarjo, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang.

Banyak warga yang belum paham tentang penyebaran Virus Corona atau Covid-19, sehingga mereka banyak keliru dalam mengambil keputusan terutama bagi pemakaman jenazah korban Virus Corona atau Covid-19 ini.

Dosen Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Dr Panji Hadisoemarto MPH, menjelaskan jika jenazah telah dimakamkan, maka tidak ada potensi virus menyebar dan menular melalui tanah seperti antraks.

"Virus Corona atau Covid-19 ini tidak dapat menyebar dan menularkan melalui tanah. Virus memerlukan sel inang hidup untuk bertahan hidup. Jadi kita tidak perlu khawatir dengan jenazah Virus Corona atau Covid-19 ini", kata Babinsa Tengguli Serka Rifanto, Senin (13 April 2020).

"Sementara itu, saat pemandian jenazah dan penyiraman air ke tubuh jenazah sebelum dikuburkan, jenazah ini masih berpotensi menularkan virus corona. Oleh karenanya orang yang menangani jenazah harus menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) yang memadai", terang Serka Rifanto.

Namun virus ini dapat ditemukan di cairan tubuh lainnya juga, termasuk dari saluran pernapasan. Oleh sebab itu pada jenazah pasien Covid-19, kemungkinan ada penularan jika jenazah disentuh atau dicium.

Dalam kesempatan ini Babinsa juga menjelaskan kepada Perangkat Desa, meski pasien sudah meninggal sekalipun tidak batuk atau bersin, virus corona masih bisa menular.

Setelah Babinsa menjelaskan secara panjang lebar tentang penularan Virus Corona atau Covid-19 ini, Babinsa berharap Perangkat Desa paham dan bisa mensosialisasikan kepada warga, sehingga jangan sampai kejadian penolakan terhadap jenazah Virus Corona atau Covid-19 terjadi di wilayah Desa Tengguli, sekalipun hal ini sangat tidak diinginkan terjadi di Desa Tengguli ini.

0 komentar:

Posting Komentar