Jepara
- Semangat tulus ikhlas Babinsa Damarwulan Serma Abdul Munif bersama Masyarakat
dari semua kalangan baik dari Petinggi Desa Damarwulan Bapak kastono dan
perangkat Desa, Pemuda karang taruna Tunas karya, Ketua RW/RT Dukuh Medono
membersihkan material longsor yang menutupi bahu jalan dan Talud di sepanjang
jalan dukuh Medono di RT 01 Desa
Damarwulan kecamatan Keling, masyarakat berbondong bondong membawa alat
seadanya seperti cangkul dan karung guna membersihkan material longsor yang
menutupi sebagian badan jalan Gilimalang,minggu (5/4/2020).
Gotong
Royong/Kerja Bakti membersihkan material longsor di jalan Gilimalang
kemungkinan di sebabkan hujan pada malam hari, Sabtu tanggal 4 April 2020 hujan
cukup lebat sehingga tanah tidak dapat menampung air hujan yang cukup banyak
dan kontur tanah yang cukup labil.Dengan Semangat Gotong Royong dan kebersaam
Babinsa, Pemerintah Desa dan masyarakat pekerjaan jadi semakin ringan dan cepat
terselesaikan.
Dengan
cara Gotong Royong mari kita pertahankan
ciri khas Desa Desa di Indonesia guna menjunjung tinggi nilai nilai masyarakat
yang toleran, saling membantu dan kebersaamaan agar tidak terkikis oleh
kemajuan Jaman dan teknologi. Gotong Royong
memiliki tujuan mewujudkan masyarakat yang mempunyai sikap saling tolong
menolong, menghormati, menghargai, sehingga terwujudnya Persatuan dan Kesatuan
antar Warga Masyarakat Desa Damarwulan "Ujar Babinsa Damarwulan Serma
Abdul Munif"
Desa
Damarwulan memiliki masyarakat yang
memeluk bermacam agama diantaranya Agama Islam, Agama Kristen dan Agama Budha.
Masyarakat Desa Damarwulan saling rukun dan berdampingan dalam segiapapun dan
dalam kegiatan apapun terutama dalam kegiatan yang melibatkan kepentingan bersama begitu juga dalam kegiatan keagamaan juga saling menghormati
menghargai satu sama lainnya.
Membantu
masyarakat yang membutuhkan adalah tugas bersama Babinsa Damarwulan Serma Abdul
Munif dengan semangat dan tulus ikhlas membantu warga Masyarakat Desa Binaannya
demi Tugas tanggung jawab rasa kemanusiaan terhadap sesama warga masyarakat.

0 komentar:
Posting Komentar