Peran Pemdes, Babinsa dan Babinkamtibmas dalam Penyaluran Bantuan BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai)



Jepara - Begitu banyak warga masyarakat penerima Bantuan BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai ) di Desa Damarwulan kurang lebih mencapai 565 jiwa. Perlunya  sistem penyaluran yang baik dan mengingat kondisi saat ini terjadi penyebaran Covid -19, agar keluarga penerima Bantuan tetep mematuhi  imbauan dari pemerintah, kamis (14/5/2020).

Bantuan Pangan Non Tunai  sangat bermanfaat buat masyarakat karena kondisi pandemi saat ini,  dengan jumlah penerima yang cukup banyak perlu sosialisasi dan sistem atau cara pengambilan bantuan tersebut, rencana bantuan sembako akan di ambil di Balai Desa dan di toko yang telah di tunjuk oleh dinas sosial. Pengambilan akan dilaksanakan atau di bagi di tiap tiap RW dari RW 01 sampai RW 04 dengan menggunakan 4 tempat pengambilan agar tidak terjadi penumpukan warga penerima bantuan di satu tempat.

Perlunya sosialisasi dan imbauan kepada penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) agar pada saat mengambil Bantuan Sembako tetap harus mematuhi  imbauan dari perintah dengan menggunakan masker jaga jarak, bagi panitia penyelenggara pemberian Sembako agar menyediakan tempat cuci tangan dan sabun cair, penerima bantuan sembako sebagian lansia, panitia agar bisa mendahulukan para lansia atau penerima bantuan sembako yang lansia bisa diwakilkan anak atau yang di tunjuk dalam pengambilan bantuan sembako guna mempercepat dan mempermudah pendistribusian sembako ke penerima bantuan, Ujar Babinsa Damarwulan Serma Abdul Munif.

Pembagian Bantuan Non Tunai (BPNT) berupa sembako ini perlunya pengawasan dari berbagai lembaga berkaitan kwalitas sembako yang dibagikan karena bantuan sembako yang dibagikan kepada warga masyarakat ini benar benar kwalitas yang cukup bagus dan tepat sasaran.

0 komentar:

Posting Komentar