Jepara
-mendapat informasi dari masyarakat Bapak Rozi dan Petinggi Desa Damarwulan
Bapak Kastono bahwa ada kejadian hewan ternak kambing warga masyarakat Rt 04 RW
04 dukuh Medono milik Bapak Rozi yang di terkam Macan Tutul.Macan Tutul itu
diduga datang dari Hutan tanah perhutani.
Kejadian
tersebut di lihat pertama kali oleh ibu
Hartini istri dari Bapak Rozi hari Rabu Tanggal 19 Februari 2020 Pukul 04.00
Wib,kejadian itu kemungkinan membuat warga masyarakat dukuh Medono menjadi
khawatir dan resah,terutama warga masyarakat yang pemukimannya dekat sekali
dengan wilayah hutan milik pihak perhutani,Pihak BKSDA,Petinggi, Babinsa,
Babinkamtibmas menghimbau agar warga masyarakat tidak perlu khawatir dan resah
dengan kejadian tersebut.
Seperti
yang disampaikan dari pihak BKSD kemungkinan macan Tutul itu sedang mencari
makan,kejadian macan tutul muncul di pemukiman warga dukuh medono kemungkinan
disebabkan banyak faktor terutama faktor kebutuhan makanan bagi macan
tutul yg kemungkinan semakin berkurang
atau faktor macan tutul mencarikan
makanan tambahan untuk si anak macan tutul dan masih banyak faktor
lainnya,rencananya BKSDA akan memesang kamera pengintai di sekitar tanah milik
perhutani agar mengetahui kondisi macan tutul dan mementau macan tutul,untuk
mengetahui mengapa macan tutul sampai ke perkampungan memangsa hewan ternak
milik warga masyarakat.
Macan
tutul salah satu binatang langka yang dilindungi oleh Negara,hewan itu Tidak
boleh di bunuh baik di racun dan sebagainya dikarenakan yang semakin langka
habitatnya.masyarakat jangan sampai mebunuh atau melukai macan tutul tersebut
karena dapat terkena sanksi pidana, dan masyarakat tidak perlu resah dan
kawatir yang terpenting perlu pengawasan dan penjagaan yang lebih ekstra dan
perlu di tingkatkan jaga Poskamling guna mengantisipasi agar kejadian tersebut
dapat diminimalisir "Ujar Babinsa Damarwulan Serma Abdul Munif".
Seperti
yang disampaikan dari pihak BKSDA membunuh hewan yang dilindungi dapat
dikenakan pidana pasal 21 ayat (2) huruf (a) Undang Undang tahun 1990,untuk
meminimalisir kejadian agar di tiap tiap
kandang hewan di beri alat elektronik/alat musik yang dibunyikan,dengan
membunyikan musik di dalam kandang kemungkinan hewan apapun tidak berani mendekat,biasanya hewan seperti
hari macan Tutul dan sejenisnya takut dengan suara suara musik atau suara
manusia.


0 komentar:
Posting Komentar