Jepara
- Cegah virus Corona (Covid-19),
sejumlah ruas jalan pada beberapa desa di wilayah Kabupaten Jepara banyak yang
tutup. Padahal jalan-jalan tersebut banyak dilalui oleh pengendara sepeda motor
dan mobil. Sehingga dengan penutupan itu, menimbulkan banyak kontroversi bahkan
sempat terjadi ketegangan di sebagian wilayah Kabupaten Jepara. Rabu
(1/4/2020).
Mengantisipasi
kejadian tersebut terjadi di wilayah Desa Tengguli, maka dengan tanggap Babinsa
Tengguli merangkul ketua RW dan Tokoh Masyarakat setempat untuk duduk bersama
serta memberikan sedikit pemahaman terkait aksi tutup jalan yang dilaksanakan
secara sepihak oleh warga masyarakat di suatu wilayah.
"Aksi
penutupan jalan secara sepihak tersebut bukan solusi terbaik dalam memutus mata
rantai penyebaran Covid-19 di Desa kita tercinta, malah bisa menambah masalah
diluar penyebaran Covid-19 ini," ujar Serka Rifanto.
"Warga
yang kurang mengerti akan cara yang tepat dalam memutus mata rantai penyebaran
Covid-19 menilai, penutupan itu untuk mencegah penyebaran virus corona oleh
pengendara sepeda motor dan mobil yang melintas di desa mereka, padahal
prediksi mereka salah besar, karena penyebaran Covid-19 itu lewat sentuhan, bukan
lewat udara," imbuh Babinsa.
Setelah
panjang lebar Babinsa menjelaskan tentang penyebaran Virus Corona (Covid-19),
akhirnya para Ketua RW dan Tokoh Masyarakat yang hadir paham dan mengapresiasi
apa yang disampaikan Babinsa tersebut, dan hal ini tentunya akan kami sampaikan
kepada warga kami.
"Terimakasih
kepada Bapak Babinsa Tengguli, kami akan laksanakan peraturan pemerintah yang
hari ini kami dengar langsung penjelasan secara detailnya dari Bapak, sekali
lagi kami ucapkan terimakasih kepada Bapak, kami akan selalu mendukung apa yang
menjadi program pemerintah dan dawuh dari Bapak," tandas Ketua RW 2 Bapak H Suwadi.

0 komentar:
Posting Komentar