Jepara – Jelang peringatan Hari Juang Kartika (HJK) TNI-AD Ke-76 Tahun 2021, Kodim 0719/Jepara menggelar Bakti Sosial Pelayanan Keluarga Berencana (KB) Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP).
Pada
pelayanannya dilakukan di Klinik Kartika 22, yang berada di Jl. Jenderal
Sudirman No.19A, Rw. I, Bulu, Kecamatan Jepara, secara
serentak yang dimulai pada tanggal 6 sampai 11 Desember 2021. Kemarin.
Kegiatan
tersebut merupakan bakti sosial KB untuk program skala nasional untuk menekan
angka kelahiran dan mengendalikan pertambahan penduduk di suatu Negara.
Dalam
kesempatannya, Komandan Kodim 0719/Jepara Letkol Arh Tri Yudhi Herlambang,
S.E.,M.I.Pol bersama Ketua Persit KCK Cabang XL Dim Jepara Koorcabrem 073 PD
IV/Diponegoro Fanny Tri Yudhi Herlambang melakukan peninjauan pada kegiatan Pelayanan
Keluarga Berencana (KB) Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP).
Pada
kegiatan ini, Kodim 0719/Jepara melakukan kerjasama dengan DP3AP2KB Kabupaten
Jepara untuk melaksanakan bakti sosial tersebut, bahkan dalam baksos KB kali
ini bertujuan mengantar aseptor dari berbagai wilayah Koramil yang ada di
wilayah jajaran Kodim 0719/Jepara.
“Sebab program KB merupakan bagian yang terpadu (integrasi) dalam pembangunan nasional untuk menciptakan kesejahteraan ekonomi, spiritual dan sosial budaya penduduk Indonesia. Supaya dapat dicapai keseimbangan yang baik dengan kemampuan produksi nasional,” kata orang nomor satu dijajaran TNI Kodim 0719/Jepara.
Lebih
lanjut, Dandim 0719/Jepara Letkol Arh Tri Yudhi Herlambang mengungkapkan bahwa
KB (Keluarga Berencana) merupakan suatu program pemerintah yang dirancang untuk
menyeimbangkan antara kebutuhan dan jumlah penduduk.
“Untuk
itu, dalam program tersebut diharapkan mampu menjadikan Norma Keluarga Kecil
Bahagia dan Sejahtera (NKKBS) yang berorientasi pada pertumbuhan yang seimbang,”
ujar Dandim.
Sementara
dalam kesempatannya, Pasiter Kodim 0719/Jepara Kapten Arm M. Fadelan juga menyampaikan
Perlu diketahui bahwa Gerakan Keluarga Berencana Nasional
Indonesia (GKBI) telah dianggap masyarakat dunia sebagai program yang berhasil
menurunkan angka kelahiran yang bermakna.
“Sehingga
perencanaan jumlah keluarga dengan pembatasan yang bisa dilakukan yaitu dengan
penggunaan alat-alat kontrasepsi atau penanggulangan kelahiran seperti kondom,
spiral, IUD dengan penanggulangan kelahiran seperti dan sebagainya,” ungkap
Pasiter.
Selain
itu, Pasiter Kapten Arm M. Fadelan mengatakan dalam kegiatan bakti sosial
pelayanan KB serentak dengan metode MKJP mampu menjaring 428 orang aseptor dimana
diantaranya dari aseptor KB MOP 2 orang, MOW 8 orang, IUD 23 orang dan Implant sebanyak
395 orang.
“Tentunya
dengan hasil ini kami berterima kasih kepada para Babinsa di jajaran Kodim
0719/Jepara dan kader KB di wilayah binaan masing-masing tentunya ini
menjadikan tradisi wilayah Kabupaten Jepara dalam melampui target,” pungkasnya
(Pendim 0719/Jepara).
0 komentar:
Posting Komentar