Kapal Nelayan Tak Bisa Melintas, Warga Pesajen Demaan Inginkan Pembongkaran Jembatan Gandu



Jepara – Banyak warga Pesajen Kelurahan Demaan mengeluh akibat jembatan sungai Gandu yang menghubungkan dukuh Pesajen dan Karangkebagusan terlalu pendek. Akibatnya perahu nelayan warga Pesajen tidak dapat melintasi jembatan. Sementara warga Kelurahan Karangkebagusan menginginkan jembatan tidak dibongkar.

Mengantisipasi adanya permasalahan yang berkelanjutan, bertempat di Balai Kelurahan Demaan diadakan musyawarah dan mediasi yang dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Jepara H Pratikno, Lurah Demaan Surahmin SE, Plt Lurah Karangkebagusan Abdul Gofur, Petugas Dinas Pengairan Sumono, Babinsa Demaan Serda Suminto dan Kopda Supriyanto, Babinsa Karangkebagusan Serda Suhartono, Bhabinkamtibmas Demaan Bripka Suyoko, Bhabinkamtibmas Karangkebagusan Aiptu Aviv Dwi dan perwakilan warga dari kedua belah kelurahan.

Budi (39), salah satu warga Pesajen menuturkan, bahwa disaat musim penghujan tiba, debit air sungai naik, sehingga kapal nelayan milik warga Pesajen tidak dapat melintas, karena jembatan penghubung sangat pendek. Warga menginginkan adanya perombakan jembatan, sehingga saat banjir atau ombak besar, perahu warga memiliki tempat parkir yang luas.

“Harapan kami, jembatan sungai Gandu dibongkar atau ditinggikan, agar saat musim penghujan seperti ini, perahu nelayan milik warga Pesajen dapat melewati jembatan dan dapat mempunyai tempat sandaran parkir,” ujarnya.

Setelah diberikan penjelasan dan pengarahan-pengarahan, kedua belah warga kelurahan Demaan dan Karangkebagusan  menyepakati bahwa jembatan sungai Gandu akan dibongkar dan akan dibangun kembali yang lebih tinggi, sehingga kapal nelayan dapat melintas dibawah jembatan.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Jepara H Pratikno mengingatkan, setiap permasalahan yang ada harus di musyawarahkan dengan baik, sehingga tidak terjadi konflik ditengah-tengah masyarakat.

“Untuk masalah dana perbaikan jembatan, nggak usah kawatir. Nanti kami akan upayakan melalui dana aspirasi. Yang terpenting kita jangan sampai ada konflik sosial ditengah masyarakat,” terangnya. (pendim0719/afid).


0 komentar:

Posting Komentar