Pupuk Langka, Babinsa Karang Randu Bantu Carikan Solusi

Serka Agung Babinsa Koramil 04/Pecangaan, Saat Melihat Kondisi Sawah Milih Warga, Terkait Kelangkaan Pupuk Phonska di Area Persawahan Desa Karang Randu



Jepara – Pupuk NPK Phonska merupakan salah satu jenis pupuk yang disubsidi oleh pemerintah sehingga harganya lebih murah dan terjangkau oleh petani. Pupuk phonska disebut juga dengan sebutan pupuk majemuk NPK yang terdiri dari beberapa unsur hara makro, yaitu nitrogen (N), phosphor (P), kalium (K) dan sulfur (S).

Di Desa Karang Randu, keberadaan pupuk tersebut mulai langka. Tidak sedikit para petani yang mengeluhkannya, karena dengannya, tanaman padi petani akan tum buh subur sampai masa panen.

Melihat hal itu, Babinsa Desa Karang Randu Koramil 04/Pecangaan Kodim 0719/Jepara Serka Agung MS secara langsung terjun ke lokasi persawahan warga. Salah satunya di sawah milik Abdi (46) warga RT 04/01, Poktan Sumber Makmur Desa Karang Randu, Pecangaan, Selasa (24/12).

Serka Agung mengatakan, phonska sudah dikenal luas dan banyak digunakan oleh para petani. Kehadiran pupuk ini sangat membantu para petani, karena harganya yang murah dan mampu meningkatkan hasil produksi pertanian.

“Jika kelangkaan ini tidak segera dicarikan solusi, maka petani  akan kesulitan mendapat hasil yang maksimal karena padi akan lambat berkembang,dan berdampak pada menurunnya hasil panen,” ujarnya.

Babinsa menyarankan kepada petani untuk tetap menggunakan pupuk dalam upaya perolehan hasil padi yang maksimal. Tidak hanya menggunakan Pupuk NPK Phonska saja, petani juga dapat menggunakan jenis pupuk lainnya, bahkan juga bisa menggunakan pupuk kompos dan pupuk organik.

“Saya akan koordinasi dengan PPL tentang masalah kelangkaan pupuk Phonska, sementara para petani dapat menggunakan alternatif jenis pupuk yang lainnya,” terang Babinsa kelahiran kota Demak tersebut. (pendim19/afid).

0 komentar:

Posting Komentar