Jepara
- Dalam menghadapi pandemi virus corona (Covid-19),
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menggerakkan warga untuk saling bergotong
royong melalui konsep "Jogo Tonggo" (Jaga Tetangga).
Melalui
Jogo Tonggo, masyarakat dihimbau untuk saling menjaga satu sama lain dari
kelaparan yang rawan terjadi saat ini. Berbagai cara pun dapat dilakukan untuk
memastikan ketersediaan pangan bagi setiap warga.
Sesuai
dengan arahan Gubernur, lahan kosong perumahan ditanami aneka sayuran,
empon-empon dan bumbu masak lainnya. Terdapat pula ember-ember berjajar berisi
ikan lele dengan bagian atas ditanami kangkung dan sawi.
Babinsa
koamil 08/keling Serda Sofyan juga turut hadir dalam evaluasi musyawarah jogo
tonggo di Balai Desa Kunir, jum’at (3/7/2020).
"Jadi,
kami gunakan tempat ini sebagai tempat menanam kebutuhan sehari-hari. Kalau ada
masyarakat yang membutuhkan, diambilkan dari sini," kata Ketua FKd Amsori
.
Warga
setempat juga telah mendirikan lumbung pangan untuk menampung bantuan baik dari
warga perumahan maupun jimpitan masyarakat.
Semangat
gotong - royong ini kemudian menuai apresiasi dari petinggi kunir Bapak
Sucipt, Ia pun meminta agar daerah lain mencontoh kegiatan yang diterapkan
warga.
Ini
sebenarnya bagian dari kita mencukupi kebutuhan bagi mereka yang kekurangan
atau perlu makan. Ini spirit gotong -royong, sehingga tidak hanya
mengandalkan bantuan dari pemerintah, tandasnya.
Pada
rapat tersebut, Babinsa berpesan agar warga setempat juga memperhatikan
ibu hamil dan menyusui untuk menghindari risiko stunting bagi anak.
Dijelaskan
oleh BPD Bapak Tariyono, warganya melakukan iuran jimpitan untuk membeli bahan
baku. Beberapa dari mereka pun disebut menyumbangkan uang dan beras.
Lebih
lanjut, hasil jimpitan dan sumbangan jimpitan dan sumbangan warga ditampung
dalam satu tempat yang kemudian digunakan untuk kebutuhan yang di perlukan.
Konsepnya
swadaya dari warga untuk membentuk ketahanan pangan. Jadi ketika ada bantuan
pemerintah maupun perorangan disalurkan di satu tempat, kemudian disalurkan
kepada warga yang membutuhkan, pungkas Serda Sofyan.

0 komentar:
Posting Komentar